Selamat Datang Peserta Didik Baru Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Tahun Ajaran 2025/2026
Visi SD Negeri 2 Demung "Terwujudnya Generasi Tangguh yang Berkarakter dan Berwawasan Global "

Pages

Jumat, 25 Maret 2022

RANGKUMAN TEMA 9 KELAS 6

RANGKUMAN TEMA 9 KELAS 6
MENJELAJAH ANGKASA LUAR
Rangkuman Tema 9 Kelas 6 Semester 2 yang berjudul "Menjelajah Angkasa Luar". Rangkuman ini kami buat untuk membantu dan mempermudah para guru, siswa, dan orang tua dalam memahami materi Tema 8 Kelas 6 Menjelajah Angkasa Luar Semester 2.
Berikut rangkuman materi Tema 8 Kelas 6 Semester 2 :

RANGKUMAN TEMA 9

Materi PPKn

Semboyan bangsa Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika. Dimana Bhineka Tunggal Ika diambil dari kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular. Semboyan Bhineka Tunggal Ika memiliki makna bahwa walaupun berbeda beda tetap satu jua.

Semboyan Bhineka Tunggal Ika juga memiliki peran dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Hal ini terlihat jelas bahwa semboyan Bhineka Tunggal Ika menjadi bagian dari lambang negara Indonesia. Hal ini bertujuan agar bangsa Indonesia selalu ingat pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa sebagai bangsa yang bersatu dan berdaulat.

Bahkan semboyan Bhineka Tunggal Ika masih sesuai dengan masyarakat modern pada saat ini. Hal ini dikarenakan bangsa Indonesia terdiri dari beragam suku dan tersebar di pelosok Indonesia sama halnya waktu jaman dulu.

Kebhinekaan bangsa Indonesia meliputi beberapa macam, di antaranya:

a. Kebhinekaan dalam mata pencaharian; 

Karena kondisi alam yang berbeda beda menyebabkan mata pencaharian di tiap masyarakat berbeda beda. Sebagai contoh masyarakat yang hidup di pesisir pantai memilih menjadi nelayan karena melimpahnya ikan di sekitar tempat tinggalnya. Di dataran rendah, memiliki tanah yang sungguh subur maka tak sedikit masyarakatnya memilih bekerja sebagai petani. Selain 2 pekerjaan di atas masih banyak lagi mata pencaharian masyarakat Indonesia, antara lain: buruh, pedagang, peternak, penjahit, pegawai, karyawan perusahaan dan lain lain.

b. Kebhinekaan ras

Di Indonesia terdiri dari beberapa ras, di antaranya:

  1. Ras Papua Melanesoid yang berdiam di daerah Papua, memiliki ciri ciri sebagai berikut;

  • berambut keriting, memiliki bibir yang tebal, dan berkulit gelap atau hitam.

2. Ras Weddoid, berdiam diri di sekitar daerah Sakai, Mentawai, Enggano, Kubu dan Tomuna, memiliki ciri  ciri sebagia berikut;

  • perawakan kecil, kulit sawo matang dan rambut berombak.

3. Ras Malayan Mongoloid, berdiam diri di daerah Pulau Jawa dan Sumatra

  • memiliki rambut yang ikal atau lurus, wajah agak bulat dan kulit putih hingga sawo matang.



c. Kebhinekaan Suku Bangsa

Menurut sensus penduduk tahun 2010, di Indonesia terdiri sekitar 1.340 suku bangsa. Di antaranya, suku Jawa ( di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta), Betawi (Jakarta), Sunda (Jawa Barat), Madura (Jawa Timur) dan Suku Batak ( Sumatra Utara ).

d. Kebhinekaan Agama

Agama yang diakui di Indonesia ada 6 antara lain; Islam, Kristen, Katholik, Hindu dan Budha serta Konghuchu.

e. Kebhinekaan Budaya

Budaya merupakan suatu hal yang dapat dijadikan sebagai identitas unik dan khas bagi suatu daerah. Budaya ini terdiri dari sistem agama, adat istiadat, bahasa, senjata tradisional, pakaian, rumah adat, dan karya seni.

f. Kebhinekaan Kelamin

Tentu semua sudah tahu bahwa jenis kelamin yang ada di Indonesia tak hanya satu, yakni ada pria dan wanita. Dan semua jenis kelamin memiliki kesempatan yang sama dalam sekolah, mengembangkan bakat, serta mendapatkan profesi yang diinginkannya.

Pentingnya Persatuan dan Kesatuan

Secara umum pentingnya persatuan dan kesatuan ini dibagi menjadi beberapa macam, antara lain:

1. Pentingnya persatuan dan kesatuan bagi diri sendiri;

  • a. kehidupan pribadi menjadi lebih tentram dan damai jauh dari keributan.

  • b. dapat membuat kehidupan keluarga menjadi harmonis.

  • c. menjaga hubungan baik dengan teman karena adanya sikap tenggang rasa dan saling menghormati.

  • d. akan mempunyai banyak teman.

  • e. menjadi pribadi yang bisa mengerti dan menghargai pentingnya arti persatuan dan kesatuan.

2. Pentingnya persatuan dan kesatuan bagi masyarakat;

  • a. akan menumbuhkan rasa cinta dan juga kasih sayang antar masyarakat.

  • b. membuat kehidupan yang damai dan tentram antar masyarakat.

  • c. dapat memperkuat rasa kekeluargaan.

  • d. menghindari konflik yang bisa memecah belah masyarakat.

3. Pentingnya persatuan dan kesatuan bagi bangsa dan negara

  • a. sebagai alat untuk mencapai cita cita proklamasi kemerdekaan.

  • b. dapat mewujudkan negara yang adil, makmur dan sejahtera.

  • c. pembangunan nasional berjalan lancar.

  • d. kerja sama dengan negara lain berjalan dengan baik.

Materi Bahasa Indonesia

Cerita pendek atau cerpen merupakan salah satu karya fiksi. Karya fiksi adalah karangan yang berisi cerita yang dibuat berdasarkan rekaan atau khayalan serta imajinasi pengarangnya.

Dalam cerita fiksi terdapat tokoh utama dan tokoh tambahan. Tokoh utama adalah tokoh yang sering muncul dalam cerita. Sedangkan tokoh tambahan adalah tokoh yang mendukung tokoh utama. Tokoh utama dibedakan menjadi 2, yaitu:

a. Tokoh protagonis, yaitu tokoh yang berwatak baik.

b. Tokoh antagonis, yaitu tokoh yang berwatak jahat

Tokoh tambahan, bisa menjadi tokoh tritagonis (tokoh penengah antara tokoh protagonis dengan tokoh antagonis), serta tokoh pembantu atau figuran. Tokoh tambahan berguna untuk memperjelas watak dari tokoh utama.

Tokoh utama ada yang berwatak baik ada yang berwatak jahat. Untuk memahami watak masing masing tokoh ini tentu kita harus membaca cerita dengan seksama.

Materi IPA

Galaksi adalah gugusan dari milyaran bintang bintang yang ada di langit. Bentuk galaksi berbagai macam, ada yang berbentuk cakram, elips, dan spiral serta ada yang bentuknya tak beraturan. Galaksi tempat kita hidup ini bernama galaksi Bimasakti.

Selain galaksi di alam semesta ini ada yang namanya; bintang, planet, komet, meteorit,  asteroid, dan juga satelit.

  • Bintang adalah benda langit yang mempunyai cahaya sendiri. Bintang yang terdekat dengan bumi adalah matahari. Matahari juga menjadi pusat tata surya kita.

  • Planet adalah benda yang di luar angkasa yang mempunyai orbit dan mengelilingi matahari.

Menurut letak sabuk asteroid planet dibedakan menjadi 2, yaitu:

a. Planet dalam, yang terdiri dari Merkurius, Venus, Bumi dan Mars.

b. Planet luar, yang terdiri dari Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Menurut material penyusunnya, juga dibedakan menjadi 2, yaitu:

a. Planet terestial (kebumian) antara lain: Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars

b. Planet jovian (raksasa gas) antara lain : Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus

Planet juga bisa berputar pada porosnya atau sering disebut rotasi. Selain berotasi planet juga melakukan gerakan mengelilingi matahari atau lebih dikenal dengan gerak revolusi. Dalam mengelilingi matahari, planet tersebut beredar dalam sebuah lintasan atau lebih dikenal dengan sebutan garis orbit. Garis orbit planet secara umum berbentuk elips.

Planet dan karakteristiknya

a. Planet Merkurius, 

  • Planet terdekat dengan matahari, jaraknya sekitar 58 juta kilometer.

  • merkurius memiliki diameter kurang lebih 4.879 km.

  • Kala rotasi merkurius adalah 59 hari.

  • Kala revolusi merkurius 87,79 hari.

  • Planet merkurius tidak memiliki atmosfer dan satelit.

  • Merkurius sering disebut Bintang Pagi Semu dan Bintang Malam.

  • Suhu pada malam hari – 1.700°C dan siang hari 4.270°C.

b. Planet Venus,

  • Jarak venus dengan matahari kira kira sejauh 108 juta km.

  • Venus memiliki diameter kurang lebih 12.104 km.

  • Kala rotasi planet venus adalah 243 hari

  • Kala revolusi venus adalah 225 hari.

  • Planet venus memiliki atmosfer yang terdiri 96 % karbondioksida tapi tidak memiliki satelit.

  • Suhu pada siang hari sekitar 4.800°C.

  • Venus sering disebut juga Bintang Senja, Bintang Kejora, Bintang Malam dan Bintang Pagi.

c. Planet Bumi, 

  • Jarak bumi dengan matahari sekitar 150 juta km.

  • Bumi memiliki diameter kurang lebih 12.742 km.

  • Kala rotasi bumi sekitar 24 hari.

  • Kala revolusi bumi adalah 365,25 hari.

  • Planet bumi memiliki atmosfer dan juga memiliki kehidupan.

  • Bumi memiliki 1 satelit yang bernama bulan.

d. Planet Mars,

  • Jarak mars dengan matahari sekitar 228 juta kilometer.

  • Diameter mars adalah 6.779 km.

  • Kala rotasi planet mars adalah 24 jam 37 menit.

  • Kala revolusi mars sekitar 687 hari.

  • Atmosfer mars terdiri dari 95% karbon dioksida, 3% nitrogen, 1,6% argon, serta mengandung jejak oksigen dan air

  • Mars memiliki 2 satelit yaitu Phobos dan Deimos.

  • Mars sering disebut dengan Planet Merah.

e. Planet Jupiter,

  • Jarak jupiter dengan matahari sekitar 778 juta km.

  • Diameter planet jupiter adalah 139.820 km.

  • Kala rotasi jupiter adalah 9 jam 55 hari.

  • Kala revolusi jupiter adalah 11 tahun 315 hari.

  • Atmosfernya sebagian besar terbentuk dari hidrogen.

  • Jupiter memiliki 67 satelit alami, di antaranya satelit-satelit Galileo, adalah Io, Europa, Ganymede, dan Callisto.

  • Planet jupiter merupakan planet terbesar di tata surya kita.

f. Planet Saturnus,

  • Jarak saturnus dengan matahari sekitar 1433,5 juta km.

  • Diameter planet saturnus adalah 116.460 km.

  • Kala rotasi saturnus adalah 10 jam 20 menit.

  • Kala revolusi saturnus sekitar 29 tahun 5 bulan.

  • Atmosfer Saturnus terdiri dari dari 96.7% hidrogen dan 3% helium, 0.2% metana dan 0.02% amonia.

  • Saturnus memiliki 53 satelit, satelit terbesar adalah Titan.

  • Saturnus merupakan planet yang paling cantik kerena memiliki cincin. Juga saturnus merupakan planet yang paling ringan.

g. Planet Uranus,

  • Jarak uranus dengan matahari sekitar 2.870 juta km.

  • Diameter uranus kira kira 50.800 km.

  • Kala rotasi uranus adalah 17 jam 15 menit,

  • Kala revolusi uranus yaitu 84,02 tahun,

  • Satelit uranus sekitar 27 dengan satelit terbesarnya Titania.

h. Planet Neptunus,

  • Jarak neptunus dengan matahari sekitar 4.500 juta km.

  • Diameter neptunus kira kira 49.244 km.

  • Kala rotasi neptunus adalah 16,1 jam.

  • Kala revolusi neptunus adalah 164 tahun 9 bulan.

  • Memiliki 6 satelit, di antaranya satelit Triton, Nereid dan Proteus.

  • Planet Neptunus sering disebut planet pembuat ulah karena sering keluar dari garis edar planetnya.

Asteroid

Asteroid adalah benda luar angkasa yang ukurannya lebih kecil dari planet. Asteroid banyak ditemukan pada orbit Mars dan Jupiter. Asteroid juga dikenal dengan sebutan planet kecil. Zat penyusun asteroid adalah debu dan es. Asteroid juga ikut beredar atau mengorbit pada matahari. Ukuran diamter asteroid sekitar 1 sampai 750 km.

Komet

Komet juga sering disebut bintang berekor. Komet tersusun dari debu dan es yang membentuk bola besar. Ekor komet selalu menjauhi matahari. Komet juga memiliki cahaya sendiri dan bisa memantulkan cahaya matahari. Komet yang terkenal salah satunya komet Halley, komet ini muncul setiap 76 tahun sekali.

Meteoroid

Merupakan benda langit yang berukuran kecil, beredar mengelilingi matahari dalam lintasan yang tidak tetap namun mempunyai kecepatan yang tinggi. Meteorid yang terlalu dekat dengan bumi bisa terpengaruh gaya gravitasi bumi. Dan akhirnya bisa terjatuh dan melewati atmosfer bumi.

Saat melewati atmosfer bumi dengan kecepatan yang tinggi, meteoroid tadi akan mengalami gesekan dengan udara. Akibatnya akan menimbulkan panas bahkan percikan api. Hal tersebut sering disebut bintang jatuh atau bintang berpindah atau pun meteor.

Terkadang pula meteoroid yang melewati atmosfer bumi tidak bisa terbakar habis. Akibatnya akan menghantam bumi dan menimbulkan sebuah kawah atau lebih dikenal kawah meteor. Meteoroid yang sampai di bumi disebut meteorit.

Materi IPS

Modernisasi adalah perubahan perubahan masyarakat yang bergerak dari keadaan yang tradisional menuju ke kebiasaan masyarakat yang modern. Pada dasarnya modernisasi ini untuk menciptakan kondisi masyarakat yang lebih dibandingkan kondisi sebelumnya.

Macam macam modernisasi di Indonesia, antara lain:

a. Modernisasi di bidang teknologi,

b. modernisasi di bidang ekonomi,

c. modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan,

d. modernisasi di bidang komunikasi, informasi dan transportasi.


Jika Bpk/Ibu ingin mendownload file rangkuman, silahkan Klik Disini





RANGKUMAN TEMA 8 KELAS 6

RANGKUMAN TEMA 8 KELAS 6 
BUMIKU
Rangkuman Tema 8 Kelas 6 Semester 2 yang berjudul "Bumiku". Rangkuman ini kami buat untuk membantu dan mempermudah para guru, siswa, dan orang tua dalam memahami materi Tema 8 Kelas 6 Bumiku Semester 2.
Berikut rangkuman materi Tema 8 Kelas 6 Semester 2 :

RANGKUMAN TEMA 8

Materi Muatan PPKn

Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilakukan atau dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Berikut ini kewajiban pelajar di sekolah, antara lain:

a. Turut bertanggungjawab atas kebersihan, keamanan, keteraturan sekolah.

b. Ikut bertanggungjawab atas perawatan gedung, halaman, perlengkapan yang ada di sekolah.

c. Ikut serta membantu supaya peraturan sekolah bisa berjalan secara lancar.

d. Ikut menjaga nama baik sekolah, guru atau pelajar yang lain baik di lingkungan sekolah atau pun di luar sekolah.

e. Melengkapi diri dengan kepentingan sekolah.

f. Menggunakan baju seragam sekolah sesuai hari yang sudah ditentukan dalam tata tertib.

g. Ikut serta dalam membantu kelancaran proses pembelajaran di kelas.

h. Memberi info Sakit, Ijin atau Alpha dari orang-tua jika siswa berhalangan untuk sekolah.

i. Menghargai guru dan menghormati sesama teman / siswa.

j. Berkewajiban untuk mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang diadakan di sekolah.

k. Siswa yang membawa sepeda/kendaraan harus menempatkan sepeda/kendaraannya di tempat yang telah ditentukan.

l. Siswa harus mengikuti pelajaran dan ulangan di sekolah.

m. Murid harus patuh kepada Guru dan juga Kepala Sekolah.

Manfaat menjaga kebersihan lingkungan diantaranya:

1. Terbebas dari penyakit yang karena lingkungan yang kurang sehat.

2. Lingkungan menjadi lebih indah, cantik dan bahkan sejuk.

3. Terbebas dari segala pencemaran, baik pencemaran udara, tanah dan air.

4. Air menjadi lebih bersih dan aman untuk dikonsumsi.

5. Semakin tenang dalam menjalankan aktivitas sehari – hari.

Beberapa penyebab banjir yang sering melanda pemukiman warga, antara lain:

1. Penebangan hutan secara liar atau maraknya illegal logging.

2. Membuang sampah pada saluran air, misalnya di sungai.

3. Permukiman di sekitar bantaran sungai atau saluran air.

4. Pemukiman yang berada di daratan rendah.

5. Tingkat curah hujan yang cukup tinggi.

6. Sistem drainase yang telah diganti tanpa memerhatikan Amdal

7. Jebolnya bendungan atau waduk.

8. Salah dalam melakukan pengurusan tata ruang kota atau daerah.

9. Adanya bencana Tsunami.

10. Tanah yang tidak mampu lagi menyerap air.

Beberapa akibat dari banjir, antara lain:

1. Rusaknya berbagai fasilitas umum dan sarana prasarana yang ada.

2. Mengalami kelangkaan air bersih, sebab telah tercemar dengan air lumpur/banjir.

3. Mengalami kehilangan harta benda yang tak sedikit jumlahnya.

4. Mahalnya biaya untuk membuat fasilitas dan prasarana yang telah hancur karena banjir.

5. Menimbulkan beberapa korban jika terjadi banjir dalam skala besar.

6. Mulai muncul berbagai macam bibit penyakit, seperti diare, sakit kulit dan pes.

7. Pemulihan kembali daerah musibah banjir memerlukan waktu yang lama.

8. Dalam sektor pertanian, tanaman sawah atau kebun menjadi hancur.

9. Beberapa tanaman yang lama tergenang banjir menjadi mati.

10. Terjadi peningkatan harga, hal ini disebabkan bahan makanan menjadi sangat langka

11. Efeknya dalam periode panjang, jumlah wisatawan yang berkunjung ke wilayah itu akan menurun.

Langkah langkah yang dapat kita lakukan untuk menanggulangi banjir, di antaranya:

1. Mulai melakukan pengerukan di bantaran sungai.

2. Membenahi wilayah aliran air seperti parit, selokan, sungai, danau, dan yang lainnya sesuai perannya.

3. Menggenjarkan program penghijauan hutan atau sering disebut reboisasi.

4. Tidak membuat pemukiman atau bangunan di bantaran sungai.

5. Tidak buang sampah sembarangan di saluran air, misalnya sungai, parit, selokan atau ke danau.

6. Membenahi mekanisme pemantau dan peringatan jika terjadi musibah harus dibuat di wilayah yang berisiko banjir.

Materi bahasa Indonesia dan IPA

Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada sumbu atau porosnya. Saat berotasi bumi dengan kemiringan 23,5 derajat.

Kala rotasi atau waktu yang dibutuhkan bumi untuk berputar pada sumbunya selama 1 kali putaran adalah 23 jam 56 menit. Hal ini dijadikan patokan bahwa kala rotasi bumi ini menjadi ukuran 1 hari.

Ada pun akibat dari rotasi bumi, antara lain:

1. Rotasi bumi akan menyebabkan terdapatnya siang dan adanya malam.

2. Selain itu akan terjadinya gerak semu harian pada matahari. yakni matahari seolah olah bergerak dari Timur ke Barat, namun sesungguhnya bumi yang mengelilingi matahari dari Barat ke Timur.

3. Terjadinya perbedaan waktu dari daerah satu dengan daerah yang lain.

4. Terjadi percepatan pada gaya gravitasi bumi.

5. Menyebabkan pembelokan arah arus pada laut.

Revolusi bumi adalah perputaran bumi mengelilingi matahari.

Kala revolusi bumi atau waktu yang dibutuhkan bumi mengelilingi matahari dalam 1 kali putaran adalah 365,25 hari atau 365 1/4 hari. Kala revolusi bumi ini menjadi patokan atau perhitungan penanggalan Syamsyiah atau Masehi.

Beberapa akibat dari revolusi bumi antara lain:

1. Terjadinya Perbedaan Lama waktunya Siang dan Malam.

2. Akan menyebabkan gerak Semu Tahunan Matahari, yakni matahari seakan-akan berlainan arah saat terbit, terkadang di Timur Laut, Timur dan Tenggara.

3. Berlangsungnya perubahan Musim di muka Bumi.

4. Rasi Bintang terlihat berlainan tiap Bulannya.

5. Dipakai sebagai penentuan penanggalan Kelender Masehi.

Karena perputaran Bumi pada orbitnya ini, terjadi ketidaksamaan waktu, di mana bagian timur Bumi mengalami matahari terbit lebih dulu. Ketidaksamaan ini mengakibatkan terjadinya daerah waktu.

Ulasan:

Rotasi Bumi ialah perputaran Bumi pada porosnya atau sumbunya, gerakkan Bumi ini dari barat ke timur. Waktu yang dibutuhkan oleh Bumi untuk melakukan 1 kali perputaran ialah kurang lebih 24 jam. Sedangkan

Bumi dibagi dalam 360° dalam garis-garis imajiner (khayalan) yang menghampar secara vertikal di Bumi, yang disebut garis bujur.

Garis bujur ini diawali dari 0° yang berada di Greenwich, London, Inggris Raya, menuju timur sekitar 180° Bujur Timur, dan menuju barat sekitar 180° Bujur Barat. Pertemuan 180° Bujur Timur dan 180° Bujur Barat ada di Samudera Pasifik.

Karena ada 360° garis busur, sementara rotasi Bumi membutuhkan 24 jam, maka dalam sebuah jam, Bumi menempuh:

1 jam = 360/24

= 15° garis busur

Hingga, perbedaan 15° garis busur akan mengakibatkan perbedaan waktu lokal sejumlah 1 jam.

Contoh kasusnya, kota Semarang berada pada 110° Bujur Timur, sesaat kota London ada pada status 00° Bujur Timur.

Hingga perbedaan waktu di antara kota Semarang dan London ialah:

perbedaan bujur = 110° – 0°

= 110°

perbedaan waktu = 110° / 15°

= 7,33 jam

= 7 jam 20 menit.

Walaupun ada di negara yang sama, daerah-daerah di Indonesia terdiri dari beberapa daerah waktu, yakni daerah waktu bagian barat (WIB), tengah (WITA) dan timur (WIT). Ini karena luasnya daerah Indonesia sebagai negara kepulauan yang cukup luas, dengan luas wilayah sekitar 1,9 juta km per segi dan letak geografis Indonesia di antara 95˚ Bujur Timur sampai 114˚ Bujur Timur.

Pembagian daerah waktu ini terhitung dalam Keputusan Presiden No. 41 Tahun 1987. Dan berikut keterangan pembagian waktu di Indonesia selengkapnya:

Pembagian waktu di Indonesia yang pertama ialah Waktu Indonesia bagian Barat atau lebih dikenal dengan sebutan WIB. WIB adalah salah satu diantara pembagian daerah waktu yang berada di Indonesia. Daerah yang masuk di zona ini ialah daerah yang meliputi garis 105˚ Bujur Timur.

Ketidaksamaan dalam pembagian daerah waktu di Indonesia dengan daerah waktu yang satu dengan daerah waktu di Indonesia yang lain yaitu beda 1 jam.

Tetapi, daerah waktu bagian Barat mempunyai selisih 2 jam dengan daerah Timur yang terhitung dalam hitung pembagian daerah waktu. Di lain sisi, Waktu Indonesia bagian Barat ini mempunyai beda waktu 7 jam dengan daerah di kota Greenwich, London Inggris.

Berikut daerah-daerah yang tergolong dalam daerah Waktu Indonesia Barat (WIB), di antaranya:

Wilayah Pulau Sumatera

Untuk wilayah Sumatera yang masuk ke Waktu Indonesia bagian Barat ialah Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung dan Bengkulu. Semua yang ada di wilayah Pulau Sumatra masuk pada daerah Waktu Indonesia Barat (WIB).

Wilayah Jawa

Untuk wilayah Pulau Jawa, propinsi yang tergolong dalam Waktu Indonesia bagian Barat ialah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa tengah, Banten, Jawa Timur, dan DIY. Semua daerah di Pulau Jawa termasuk dalam waktu Indonesia Barat (WIB).

Wilayah Kalimantan

Sedangkan untuk Pulau Kalimantan terdapat 2 propinsi yang termasuk ke dalam daerah Waktu Indonesia bagian Barat ialah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

B. Waktu Indonesia Tengah (WITA)

Selanjutnya pembagian waktu di Indonesia yang lain yaitu Waktu Indonesia Tengah atau lebih dikenal dengan sebutan WITA. WITA sendiri meliputi daerah yang ada pada garis 120˚ Bujur Timur.

Wilayah Waktu Indonesia bagian Tengah ini mempunyai perbedaan waktu yang imbang dengan daerah Barat maupun daerah bagian Timur, yaitu sekitar beda 1 jam per daerah.

Daerah-daerah yang tergolong dalam Waktu Indonesia Tengah (WITA) sebagai berikut ini:

Wilayah Kalimantan

Untuk wilayah Kalimantan, propinsi yang terhitung dalam Waktu Indonesia tengah ialah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

Wilayah Bali dan Nusa Tenggara

Propinsi yang mencakup daerah WITA yang lain meliputi wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Wilayah Sulawesi

Untuk tempat Sulawesi, propinsi yang terhitung dalam Waktu Indonesia sisi tengah ialah Sulawesi tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Gorontalo.

C. Waktu Indonesia Timur (WIT)

Dan pembagian waktu di Indonesia yang paling akhir yaitu Waktu Indonesia bagian Timur atau lebih dikenal dengan sebutan WIT. WIT sendiri meliputi daerah yang ada pada garis 135˚ Bujur Timur.

Sama hal nya dengan daerah waktu bagian Barat, Waktu Indonesia Timur mempunyai beda satu jam dengan daerah tengah dan beda dua jam dengan bagian Barat.

Daerah-daerah yang tergolong dalam Waktu Indonesia bagian Timur (WIT) sebagai berikut ini:

Wilayah Maluku

Untuk tempat Maluku, propinsi yang terhitung dalam Waktu Indonesia bagian Timur ialah Maluku Utara dan Maluku.

Papua

Untuk tempat Papua, propinsi yang terhitung dalam Waktu Indonesia bagian Timur ialah Papua Barat dan Papua.

Materi Muatan IPS

Luas wilayah daratan Asia Tenggara kurang lebih 4.817.000 km². Sedangkan luas perairan laut Asia Tenggara sekitar 5.060.100 km². Berdasarkan letak astronomisnya Asia Tenggara terletak pada 28º LU – 11º LS dan 93º BT – 141º BT. Negara yang termasuk dalam wilayah Asia Tenggara antara lain:

  • Brunei Darussalam dengan Ibukotanya Bandar seri Begawan

  • Filipina dengan Ibu kotanya Manila

  • Indonesia dengan Ibukotanya Jakarta

  • Kamboja dengan Ibukotanya Phnom Phen

  • Laos dengan Ibukotanya Vientiane

  • Malaysia dengan Ibukotanya Kuala Lumpur

  • Myanmar dengan Ibukotanya Naypyidaw

  • Singapura dengan Ibukotanya Singapura

  • Thailand dengan Ibukotanya Bangkok

  • Timor Leste dengan Ibukotanya Dili

  • Vietnam dengan Ibukotanya Hanoi

Negara Indonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara.

Batas batas wilayah kawasan Asia Tenggara yaitu sebagai berikut:

  • Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Hindia, Teluk Bengala, dan Laut Andaman, India, serta Bangladesh.

  • Sebelah selatan berbatasan dengan Benua Australia dan juga Samudra Hindia

  • Sebelah timur berbatasan dengan negara Papua Nugini dan juga Samudra Pasifik

  • Sebelah utara berbatasan dengan negara Cina serta Laut Cina Timur

Beberapa proyek industri bersama negara negara anggota ASEAN, antara lain:

  • proyek industri tembaga di Singapura

  • proyek pabrik mesin diesel di Singapura

  • proyek pabrik pupuk urea amonia di Indonesia dan Malaysia

  • proyek pabrik superfosfor di Thailand

Beberapa contoh kerja sama negara negara anggota ASEAN di bidang politik, antara lain:

  • Kerjasama di bidang hukum; bidang imigrasi dan kekonsuleran; serta kelembagaan antar parlemen;

  • Kerjasama Pemberantasan kejahatan lintas negara yang mencakup pemberantasan terorisme, perdagangan obat terlarang, pencucian uang, penyelundupan dan perdagangan senjata ringan dan manusia, bajak laut, kejahatan internet dan kejahatan ekonomi internasional;

  • Konvensi ASEAN tentang Pemberantasan Terorisme (ASEAN Convention on Counter Terrorism/ACCT);

  • Penyelesaian sengketa Laut China Selatan;

  • Pertemuan para Menteri Pertahanan (Defence Ministers Meeting/ADMM) yang bertujuan untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas kawasan melalui dialog serta kerjasama di bidang pertahanan dan keamanan;

  • Kerjasama Traktat Bantuan Hukum Timbal Balik di Bidang Pidana (Treaty on Mutual Legal Assistance in Criminal Matters/MLAT);

Materi SBdP Kelas 6 Tema 8

Interval Nada ialah Jarak antar satu nada dengan nada lain. Interval nada ada yang bernilai 1 dan ada juga yang bernilai 1/2 nada. Untuk interval nada mayor mempunyai interval 1- 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1 – 1/2 ini berlaku jika masih normal memakai nada do = C yakni urutan Nadanya C – D – E – F – G – A – B – C.

Tangga nada ialah susunan berjenjang dari nada – nada dasar suatu sistem nada. Diawali dari nada dasar sampai dengan nada oktafnya, yaitu do, re, mi, fa, so, la, si, dan do.

Solmisasi ialah struktur memposisikan suatu suku kata berlainan ke tiap-tiap not dalam skala musik.

Secara umum tangga nada dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:

  • Tangga nada mayor dengan interval nada : 1 – 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1 – 1/2

  • Tangga nada minor dengan interval nada : 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1/2 – 1 – 1

Lagu yang berjudul Bersih Itu Indah ciptaan AT Mahmud, sedangkan lagu Tik Tik Bunyi Hujan Ciptaan Ibu Sud. Dan lagu yang berjudul Di Timur Matahari ciptaan dari WR Supratman.

Jika Bpk/Ibu ingin mendownload file rangkuman, silahkan Klik Disini